--> Skip to main content

Routing Statis


Pengertian Routing Statis

Apasih routing statis itu ? singkatnya routing statis merupakan suatu mekanisme routing (proses menentukan rute) yang tergantung dengan routing table (tabel routing) dengan konfigurasi secara manual.  jadi  routing statis itu adalah suatu mekanisme untuk menentukan rute berdasarkan routing table yang sudah kita konfigurasi sendiri sebelumnya di mikrotik/server untuk dilalui paket data.

Cara Kerja Routing Statis

  1. Konfigurasi perangkat router dilakukan oleh administrator jaringan
  2. Routing dilakukan berdasarkan informasi yang diterima dari table routing
  3. Administrator jaringan menggunakan perintah IP ROUTE  secara manual untuk mengkonfigurasi router dengan routing statis.

Konfigurasi Routing Statis di Packet Tracer

  • Pada konfigurasi pertama, di router -1 menambahkan IP   Address yang menuju ke client dan ke router-2

  • Tambahkan juga IP Address pada Router 2, disini diperlukan 3 IP Address yaitu menuju router1 dan router3 juga ke client router 2 sendiri



  • Setelah mengisi IP Address pada setiap device selesai, disini static routing beraksi. Static routing akan menghubungkan antara beberapa network yang berbeda pada topologi diatas.
    Mari hubungkan mereka semua agar bisa berkomunikasi
  • Konfigurasi terlebih dahulu routing untuk router 1
  • Selanjutnya Konfigurasi routing untuk router 2
  • Lalu Routing untuk router 3

  • Pada IP Address yang dituliskan untuk static routing diatas itu adalah network mana saja yang akan kita daftarkan pada table routing pada router 1. Setelah terdaftar hal itu berguna untuk media komunikasi antar router satu dengan router lainnya. Terakhir tinggal konfigurasi IP Address PC Client masing-masing. Lalu ping antar client
    Device    IP Address    Netmask
    PC 1    192.1.1.2    255.255.255.0
    PC 2    192.1.2.2    255.255.255.0
    PC 3    192.1.3.2    255.255.255.0

    Kerugian Menggunakan Routing Statis

    1. Seorang administrator jaringan wajib mengetahui semua informasi dari masing-masing perangkat router yang digunakan
    2. Routing statis hanya dapat digunakan untuk jaringan yang berskala kecil
    3. Administrasinya cukup rumit dibanding routing dinamis. Terlebih lagi jika banyak router yang terhubung dan harus dikonfigurasi secara manual
    4. Lebih rentan terhadap kesalahan saaat melakukan entri data routing statis karena dilakukan secara manual. 

    Kesimpulan

    Metode static routing merupakan suatu mekanisme routing atau membuat jalur jaringan
    yang bergantung pada routing table yang di konfigurasi secara manual dan di maintenance secara terpisah karena tidak melakukan pertukaran informasi routing table secara otomatis dengan perangkat router yang lainnya.

    sekian artikel kali ini semoga bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya, ciao :)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar